Tampilkan postingan dengan label Klipping. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Klipping. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 April 2012

Palu Bisa Menjadi Pusat Budaya Sulawesi

Tari Pamonte [Rekor MURI]
foto: Antara
Kota Palu sangat potensial menjadi pusat budaya Sulawesi paling tidak karena dua alasan penting yakni keanekaragaman suku dan budaya penduduknya serta letak geografis yang strategis.

"Kota Palu ini terletak di jantung Sulawesi. Penduduknya juga sangat heterogen yang berasal dari berbagai suku di Sulawesi bahkan Indonesia dan mereka hidup rukun dan berdampingan sampai saat ini," kata Wakil Wali Kota Palu Mulhanan Tombnolotutu belum lama ini.

Cegah Konflik, Stakeholders Harus Bekerjasama

Wakil Wali Kota (Wawali) Palu, Mulhanan Tombolotutu, dalam sambutan membuka temu stakeholders Advokasi Peraturan Daerah (Perda) Penanganan Konflik, yang diprakarsai PBHR Sulteng. Kamis (29/9), mengatakan, untuk mencegah terjadinya konflik yang sering terjadi di masyarakat, memerlukan kerjasama dari semua stakeholders yang ada.

Mulhanan Tombolotutu, yang juga sebagai Ketua Umum Korps Alumni HMI (KAHMI) Sulteng itu, menambahkan, dengan adanya kerjasama yang dimaksud. Dapat bersinergi antara stakeholders yang menangani konflik itu.

A. Mulhanan Tombolotutu : Bangkitkan kembali budaya gotong royong

Kearifan lokal yang telah tumbuh di masyarakat kota Palu sejak zaman dahulu kala dalam kehidupan bergotong royong perlu ditumbuh kembangkan kembali dalam pelaksanaan pembangunan dan kehidupan kemasyarakatan...

Kesadaran untuk melakukan gotong royong disegenap lapisan masyarakat mulai dari lapisan atas hingga bawah harus terus ditanamkan. Sebab dengan adanya gotong royong, berbagai permasalahan akan dapat diselesaikan bersama serta akan menghapus jarak pemisah antara ekonomi kuat dan lemah yang kerap terjadi ditengah-tengah masyarakat dewasa ini.  

Selasa, 09 Oktober 2007

Palu city to implement poverty awareness program in urban areas


PALU city is set to implement a poverty awareness program in a bid to alleviate deprivation in urban areas and speed up the city's overall development.

Palu city Legislative Council speaker, Andi Mulhanan Tombolotutu, said a program targeting those in need of welfare assistance would be prioritized, but there were limited funds from the General Allocations Fund (DAU).


"Funds from the DAU are very scant, so we will first focus more on the poverty awareness program," Mulhanan said.

Kamis, 27 September 2007

Benarkan Temua PKS, CNE Tak Salah

KETUA DPRD Kota Palu, Andi Mulhanan Tombolotutu, membenarkan adanya temuan anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS), tentang adanya mark up terhadap salah satu aset PT Citra Nuansa Elok berupa tanah seluas 12,5 hektar di Kelurahan Layana Indah.

Senin, 10 September 2007

Palu, Sepotong Surga di Katulistiwa

"Palu is a piece of paradise" (Palu sepotong surga di katulistiwa, mungkin kalimat yang tepat untuk menggambarkan sebuah kota dengan space town terunik dan terlengkap di dunia.

Disebut sepotong surga di katulistiwa, karena di kota berjulukan Kota Kaledo (makanan khas masyarakat asli Palu) ini, ada lembah, ada teluk yang elok, ada gunung yang membentang di timur dan barat, serta ada sungai yang membelah wilayah Palu Barat dan Palu Timur.

Minggu, 09 September 2007

Kota Palu Dorong Tujuh Program Penting

Momentum peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) Proklamasi Kemerdekaan Bangsa Indonesia yang ke-62, tanggal 17 Agustus 2007 ini, merupakan implemantasi pelaksanaaan tujuh program pembangunan yang akan dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu. Demikian diungkapkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Palu, Andi Mulhanan Tombolotutu, SH. kepada Sulteng.Com, Kamis (16/08/2007).

Jumat, 07 September 2007

Dishub Siapkan Tiga Bus

DINAS Perhubungan (Dishub) Kota Palu menyiapkan tiga bus untuk mengantisipasi adanya warga yang tidak mendapatkan kendaraan umum saat mudik lebaran nanti, kata Kadishub Kota Palu, Drs Jamaludin Parenrengi.

"Seperti tahun lalu, ada sekitar 200 warga yang tidak bisa pulang ke kampungnya karena tidak dapat angkutan umum lagi, untuk itu ke depan kami akan coba membantu dengan menyiapkan tiga bus khusus," kata Jamaludin di kantor Walikota kemarin (25/9).

Menurut Jamaludin, tiga bus yang disiapkan masing-masing berkapasitas 24 penumpang, dengan tiga bus tersebut diharapkan akan dapat membantu warga.
"Tetap mereka (Warga, red) bayar, tapi kami berupaya memberikan kemudahan, mudah-mudahanlah dapat membantu," tandasnya. (dari radar sulteng.co. Diedit kembali oleh admin)